BerandaBlog
Waterproofing Dinding Rumah: Jenis & Solusi Anti Rembes

Waterproofing Dinding Rumah: Jenis & Solusi Anti Rembes

Bagikan
Waterproofing Dinding Rumah: Jenis & Solusi Anti Rembes
Jan 23, 2026

Dinding rumah yang terus-menerus terpapar air hujan berisiko mengalami rembes, cat mengelupas, hingga kerusakan struktur jika tidak ditangani dengan benar. 

Menurut BMKG,  prediksi curah hujan tinggi terjadi di kota Jakarta dan Tangerang pada bulan Januari – Februari 2026. Sehingga kebutuhan akan waterproofing dinding rumah di kota tersebut semakin meningkat.

Waterproofing dinding bukan hanya solusi jangka pendek untuk menutup noda air, tetapi merupakan langkah perlindungan bangunan agar dinding tetap kuat, rapi, dan tahan lama dalam jangka panjang.

Alasan Pentingnya Waterproofing pada Dinding Rumah

Banyak pemilik rumah baru menyadari pentingnya waterproofing setelah masalah muncul. Padahal, pencegahan sejak awal jauh lebih efektif dibanding perbaikan setelah kerusakan terjadi.

Beberapa alasan utama mengapa waterproofing dinding perlu dilakukan:

  • Mencegah air hujan meresap ke dalam dinding
  • Mengurangi risiko dinding lembap dan jamur
  • Melindungi struktur bangunan dari keropos
  • Menjaga tampilan rumah tetap rapi dan bersih

Tidak sedikit pemilik rumah yang akhirnya mencari jasa waterproofing rumah setelah mengalami rembes berulang, terutama saat musim hujan tiba.

Jenis Aplikasi Waterproofing pada Dinding

Secara umum, aplikasi waterproofing dinding dibagi menjadi dua jenis utama, tergantung dari arah datangnya air.

Waterproofing Positif

Waterproofing positif diaplikasikan pada sisi dinding yang langsung terkena air, seperti dinding luar rumah. Jenis ini berfungsi menahan air sebelum masuk ke struktur bangunan.

Untuk rumah tinggal di kawasan padat penduduk seperti Jakarta dan Tangerang, waterproofing positif sering menjadi pilihan utama karena dinding luar rumah langsung berhadapan dengan hujan dan perubahan cuaca.

Waterproofing Negatif

Berbeda dengan positif, waterproofing negatif diaplikasikan dari sisi dalam dinding. Biasanya digunakan ketika sumber air tidak bisa dijangkau dari luar, misalnya pada dinding basement atau dinding yang berbatasan dengan tanah.

Jenis ini umum diterapkan sebagai solusi lanjutan ketika rembes sudah terlanjur muncul.

Material Waterproofing Dinding

Pemilihan material sangat menentukan hasil akhir. Dalam praktiknya, tukang waterproofing dinding biasanya menyesuaikan material dengan kondisi dinding yang terkena air serta kebutuhan customer.

Waterproofing Berbasis Semen

Material ini dicampur dengan air dan diaplikasikan seperti acian sehingga bisa menutupi retak tembok. Cocok untuk area yang sering terkena air dan memiliki daya rekat kuat pada beton atau pasangan bata. 

Nantinya bisa ditambahkan lagi dengan cat wateproofing

Waterproofing Berbasis Cat

Bentuknya menyerupai cat dan diaplikasikan menggunakan kuas atau roller. Biasanya digunakan untuk perlindungan tambahan pada dinding luar rumah.

Peralatan yang Digunakan dalam Waterproofing Dinding

Agar hasil waterproofing optimal, pengerjaan harus didukung peralatan yang sesuai, seperti:

  • Kuas dan roller
  • Trowel atau Raskam
  • Kape
  • Alat pengaduk material
  • Alat pembersih permukaan dinding

Penggunaan alat yang tepat menjadi standar kerja bagi jasa waterproofing profesional seperti Kanggo, supaya memastikan lapisan waterproofing merata dan menempel sempurna.

Area Rumah yang Perlu Dilakukan Waterproofing Dinding

Tidak semua dinding memiliki tingkat risiko yang sama. Berdasarkan banyak proyek waterproofing dinding rumah di Tangerang, area berikut paling sering membutuhkan perlindungan ekstra:

  • Dinding luar rumah
  • Dinding kamar mandi
  • Dinding dapur yang berbatasan dengan area terbuka

Selain itu, waterproofing pada atap seperti dak beton atau limas genteng juga perlu di cek saat musim hujan tiba. 

Tahapan Pengerjaan Waterproofing Dinding 

Agar hasil tahan lama, proses waterproofing tidak bisa dilakukan sembarangan. Umumnya tahapan pengerjaan meliputi:

  1. Pemeriksaan kondisi dinding
  2. Pembersihan permukaan dari debu dan cat lama
  3. Perbaikan retakan atau plester yang rusak
  4. Aplikasi material waterproofing sesuai jenisnya
  5. Proses pengeringan dan finishing

Menurut Konsultan Kanggo, proses pengerjaan waterproofing ini dilakukan ketika tidak ada hujan supaya, material waterproofing bisa kering dahulu dan akhirnya merekat sempurna. 

Selain itu bagi para pemilik rumah, sebaiknya gunakan jasa borongan untuk pekerjaan waterproofing agar biayanya sudah jelas semua. Jika memilih harian di musim hujan pasti akan tertunda terus dan biaya semakin bertambah. 

Biaya Waterproofing sendiri tergantung dari luas dinding dan material yang digunakan. Estimasi perhitungan biaya, bisa dengan mengukur luas dinding kemudian tambah dengan kebutuhan material serta jasa tukang.

Solusi Waterproofing Dinding Rumah Bersama Kanggo

Jika kamu sedang mencari jasa waterproofing borongan dinding rumah di Jakarta dan Tangerang dengan proses kerja yang jelas dan transparan, Kanggo adalah pilihannya. 

Tim Kanggo berpengalaman menangani berbagai kondisi dinding, mulai dari pencegahan hingga perbaikan rembes yang sudah terjadi. Harg

Dengan pengecekan menyeluruh, pemilihan material yang tepat, serta pengerjaan yang rapi, Kanggo membantu melindungi dinding rumah kamu agar lebih tahan terhadap hujan dan perubahan cuaca. 

Download aplikasi Kanggo agar bisa pesan jasa borongan untuk waterproofing dinding rumah kamu

Ada yang ingin ditanyakan?
Konsultasi GRATIS dengan Kanggo Sekarang
Hubungi Kami
Bagikan
Bacaan Asyik Lainnya
Selengkapnya
Baca Berita
Selengkapnya
Butuh Bantuan?
Tanya Kanggo
Punya pertanyaan atau ingin
konsultasi, kami siap membantu
Hubungi Kami