BerandaBlog
Cara Mengelola Uang THR agar Tidak Habis Seketika

Cara Mengelola Uang THR agar Tidak Habis Seketika

Bagikan
Cara Mengelola Uang THR agar Tidak Habis Seketika
Feb 23, 2026

Uang Tunjangan Hari Raya (THR) selalu dinanti setiap tahun. Namun tanpa perencanaan yang tepat, dana tambahan ini sering kali “numpang lewat” dan habis tanpa terasa. 

Agar THR benar-benar memberi manfaat jangka panjang, Kamu perlu strategi pengelolaan yang seimbang antara kebutuhan, keinginan, dan tujuan finansial.

Artikel ini membahas tips praktis mengelola belanja dari uang THR, beberapa hal yang bisa dibelanjakan dari THR. 

Yuk langsung saja simak informasinya di bawah ini

Mengapa THR Perlu Dikelola dengan Strategi?

Yang sering terjadi ketika mendapat THR adalah banyak orang tidak mengatur belanja THR dengan baik. 

THR sangatlah penting karena itu bonus yang didapat setelah satu tahun bekerja tapi banyak orang tidak mengerti sehingga uang tersebut langsung habis. 

Menabung vs Membelanjakan THR: Mana Lebih Baik?

Tentu kita sangat menunggu THR yang cair setelah satu tahun bekerja. Namun seringkali ini menjadi dilema, sebaiknya digunakan untuk apa atau ditabung saja semuanya? 

Sekarang kita simak seperti apa pros dan cons nya 

Menabung Uang THR 

THR sebaiknya ditabung dan cocok jika kamu ingin investasi jangka panjang dan tidak ada kebutuhan finansial yang mendesak seperti cicilan atau hutang. 

Kelebihan:

  • Memperkuat dana darurat
  • Memberi rasa aman finansial
  • Bisa dialihkan ke investasi

Dampaknya adalah kamu tidak bisa memenuhi keinginan saat ini, tetapi THR yang ditabung pasti memberikan hasil di kemudian hari.  

Membelanjakan Uang THR

Menmbelanjakan uang THR sangat wajar karena bonus dari usaha setelah bekerja satu tahun. 

Sebaiknya kamu gunakan itu ketika memiliki kebutuhan penting atau punya barang yang sudah lama diinginkan. Dengan begitu kamu bisa: 

  • Meningkatkan kualitas hidup
  • Memberi kepuasan psikologis
  • Bisa menjadi investasi aset (misalnya renovasi rumah)

Namun ingat, jangan terlalu konsumtif karena uang THR bisa habis tanpa sisa.

Solusi terbaik biasanya adalah kombinasi keduanya dengan porsi terukur, menggunakan metode mengelola keuangan di bawah ini:

ilustrasi pie chart alokasi THR

Formula Mengelola Keuangan dari Uang THR

Berikut beberapa metode budgeting yang bisa dijadikan referensi:

Metode Budgeting 50–30–20

Pembagiannya:

  • 50% kebutuhan pokok
  • 30% keinginan
  • 20% tabungan/investasi

Metode ini lebih fleksibel dan cocok bagi karyawan dengan kondisi keuangan relatif stabil.

Jika kamu memiliki THR Rp 10.000.000

Dengan metode 50-30-20, maka pendekatan sederhananya:

  • Rp5.000.000 untuk kebutuhan Lebaran & keluarga (barang baru atau belanja bulanan)
  • Rp3.000.000 untuk liburan atau perbaikan rumah
  • Rp2.000.000 ditabung / dana darurat

Dengan pola seperti ini, THR tidak hanya habis untuk konsumsi, tetapi juga memperkuat kondisi finansial.

Tanpa alokasi yang jelas, THR rentan habis untuk pengeluaran impulsif. 

Tips Mengelola THR agar Tidak Numpang Lewat

Berikut langkah praktis yang bisa Anda terapkan:

1. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan

Buat daftar prioritas. Dahulukan kewajiban seperti zakat, cicilan, dan kebutuhan keluarga sebelum belanja non-esensial.

2. Alokasikan dengan Persentase Tetap

Jangan gunakan nominal acak. Gunakan formula budgeting agar distribusi dana lebih terkontrol.

3. Sisihkan untuk Dana Darurat atau Investasi

THR bisa menjadi momentum memperkuat dana darurat minimal 3–6 bulan pengeluaran rutin.

4. Gunakan untuk Pengeluaran Bernilai Tambah

Belanja yang meningkatkan kualitas hidup atau aset jangka panjang lebih disarankan dibanding konsumsi sesaat.

5. Hindari Utang Konsumtif Tambahan

Jangan menjadikan THR sebagai alasan menambah cicilan baru.

Apa Saja yang Bisa Dibelanjakan dari Uang THR?

THR boleh dibelanjakan, asalkan strategis. Berikut beberapa opsi bijak:

1. Membeli Barang yang Dibutuhkan

Siapa yang tidak mau memiliki barang baru setelah lebaran? Kita pasti sudah memiliki daftar barang pada keranjang di akun marketplace. 

Apalagi momen lebaran juga menjadi momen bagi brand untuk memberikan diskon spesial lebaran, harga pasti akan lebih terjangkau

Contohnya:

  • Peralatan rumah tangga
  • Gadget penunjang kerja
  • Furnitur Rumah
  • Peralatan sekolah anak

2. Liburan atau Mudik Berkualitas

Liburan keluarga bisa menjadi bentuk self-reward setelah setahun bekerja.

Pro Tips: lakukan booking tiket dan hotel dari jauh hari untuk dapat harga yang lebih terjangkau. Kemudian tentukan anggaran maksimal  agar tetap sesuai kemampuan finansial

3. Perbaikan atau Renovasi Rumah

Terakhir, kamu bisa memanfaatkan uang THR dengan melakukan renovasi rumah

Jika rumah mu mengalami kerusakan atau kamu merasa ingin mengganti material rumah, ini adalah momen yang bagus untuk melakukan renovasi seperti: 

Dengan adanya bonus tentu kamu memiliki anggaran lebih untuk mempercantik rumah karena kita tahu, biaya renovasi rumah tidaklah murah kan. 

Konsultasi Dahulu Apabila Alokasi THR untuk Perbaikan Rumah

Mengalokasikan THR untuk perbaikan rumah adalah keputusan yang bijak, tetapi tetap perlu perencanaan matang agar tidak terjadi pembengkakan biaya di tengah proses. 

Mulai dari pengecekan kondisi atap, dinding, plafon, hingga estimasi anggaran biaya rumah, semuanya sebaiknya dihitung secara detail sejak awal.

Agar anggaran THR Anda benar-benar efektif dan tidak salah alokasi, Kamu bisa berkonsultasi terlebih dahulu melalui aplikasi Kanggo

THR adalah Momentum Finansial

THR bisa menjadi:

  • Dana konsumtif jangka pendek
  • Modal peningkatan kualitas hidup dan keuangan

Daripada memilih antara menabung atau membelanjakan, pendekatan paling bijak adalah membagi THR secara proporsional menggunakan formula yang jelas. 

Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati hasil kerja setahun penuh sesuai kemampuan dan keinginan.

Ada yang ingin ditanyakan?
Konsultasi GRATIS dengan Kanggo Sekarang
Hubungi Kami
Bagikan
Bacaan Asyik Lainnya
Selengkapnya
Baca Berita
Selengkapnya
Butuh Bantuan?
Tanya Kanggo
Punya pertanyaan atau ingin
konsultasi, kami siap membantu
Hubungi Kami