BerandaBlog
Mengenal Grounding Listrik, Pencegah Kebocoran Listrik di Rumah

Mengenal Grounding Listrik, Pencegah Kebocoran Listrik di Rumah

Bagikan
Mengenal Grounding Listrik, Pencegah Kebocoran Listrik di Rumah
Mar 5, 2022

Grounding listrik adalah salah satu sistem keamanan paling penting dalam instalasi listrik rumah. Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang belum memahami apa itu grounding, bagaimana cara kerjanya, serta berapa biaya pemasangannya.

Padahal, sistem ini berperan besar dalam mencegah sengatan listrik, korsleting, hingga kebakaran akibat kebocoran arus.

Jika kamu sedang membangun rumah baru atau melakukan renovasi instalasi listrik, memahami sistem grounding adalah langkah penting untuk menjaga keamanan jangka panjang.

Apa Itu Grounding Listrik?

Grounding listrik, atau yang juga dikenal dengan istilah arde, adalah sistem pengaliran arus listrik berlebih dari instalasi listrik rumah menuju tanah.

Sistem ini menggunakan kabel khusus yang terhubung dari panel listrik ke batang tembaga (ground rod) yang ditanam di dalam tanah.

Dalam instalasi listrik rumah, grounding tidak terhubung langsung dengan jalur fasa maupun netral. Jalur ini berfungsi sebagai pengaman apabila terjadi:

  • Kebocoran arus listrik

  • Beda potensial

  • Lonjakan tegangan

  • Korsleting

  • Sambaran petir

Ketika terjadi gangguan listrik, arus berlebih akan langsung dialirkan ke bumi. Karena volume bumi sangat besar, muatan listrik tersebut dapat dinetralkan sehingga tidak membahayakan manusia maupun peralatan elektronik.

Tanpa sistem arde yang baik, risiko sengatan listrik dan kerusakan perangkat elektronik akan meningkat secara signifikan.

Fungsi Grounding Listrik untuk Rumah

Berikut beberapa fungsi penting grounding pada hunian:

1. Melindungi Penghuni dari Sengatan Listrik

Jika terjadi kebocoran arus pada perangkat seperti kulkas, mesin cuci, atau pompa air, arus tersebut akan langsung dialirkan ke tanah melalui sistem grounding. Ini mencegah penghuni rumah terkena sengatan saat menyentuh perangkat.

2. Melindungi Jaringan Instalasi Listrik

Grounding membantu menjaga kestabilan sistem listrik rumah dengan membuang kelebihan muatan yang berpotensi merusak kabel maupun panel listrik.

3. Mengurangi Risiko Kebakaran

Beda potensial dan lonjakan arus dapat memicu panas berlebih pada instalasi listrik. Grounding membantu menetralkan kondisi tersebut sehingga risiko kebakaran akibat listrik korslet dapat ditekan.

4. Menangkal Arus Listrik dari Petir

Grounding juga berfungsi sebagai jalur pembuangan arus listrik dari sistem penangkal petir.

Namun perlu diketahui, jalur grounding instalasi rumah dan grounding penangkal petir biasanya dibuat terpisah agar tidak bermuatan lebih dan keduanya bekerja optimal.

Komponen Instalasi Grounding Listrik

Untuk membuat sistem grounding yang baik, diperlukan beberapa komponen utama:

  • Batang arde (copper rod) berbahan tembaga

  • Kabel BC (Bare Copper) atau kabel grounding khusus

  • Klem pengikat grounding

  • Panel listrik dengan jalur arde

  • Pipa PVC

Selain tembaga, batang grounding juga memiliki pilihan yaitu menggunakan batang dari bahan galvanized.

Batang arde biasanya ditanam sedalam 1–3 meter, tergantung kondisi tanah dan tingkat resistansi yang diinginkan.

Cara Instalasi Grounding Listrik Rumah

Secara umum, proses pemasangan grounding dilakukan melalui langkah berikut:

  1. Menentukan titik grounding yang aman

  2. Menanam batang tembaga ke dalam tanah

  3. Menghubungkan kabel grounding dari batang arde ke panel listrik

  4. Memastikan seluruh instalasi terhubung dengan jalur arde

  5. Mengukur resistansi menggunakan alat earth tester

Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati karena berkaitan langsung dengan sistem keamanan listrik rumah.

ilustrasi grounding listrik di rumah.
Sumber: Youtube Ngelistrik (dot) com

Standar Resistansi Grounding yang Baik

Kualitas grounding diukur berdasarkan nilai resistansi (tahanan tanah) dalam satuan ohm.

Standar umum untuk rumah tinggal:

  • Di bawah 5 ohm (standar aman)

  • Di bawah 1 ohm (untuk sistem lebih sensitif atau industri)

Semakin kecil nilai resistansi, semakin baik kemampuan sistem grounding dalam menyalurkan arus ke tanah.

Bagi kamu yang tinggal di wilayah perkotaan dengan jenis tanah liat, kemungkinan biaya lebih rendah karena tanahnya cukup baik dalam menghantarkan listrik.

Sebaliknya, di daerah perbukitan atau berbatu, instalasi grounding bisa lebih mahal karena tingkat kesulitan yang lebih tinggi untuk pemasangan.

Estimasi Biaya Pasang Grounding Listrik Rumah

Berikut kisaran biaya pemasangan grounding listrik rumah tahun terbaru.

Estimasi Material

Material Spesifikasi Harga Perkiraan
Batang Tembaga 5/8” Panjang 2–3 meter Rp350.000 – Rp700.000
Kabel BC 16 mm Per meter Rp35.000 – Rp50.000
Pipa PVC Per meter Rp7.000 – Rp25.000
Klem & aksesoris Set Rp50.000 – Rp100.000

Estimasi Jasa Pemasangan

Pekerjaan Kisaran Biaya
Jasa pasang grounding standar Rp500.000 – Rp1.500.000

Harga jasa pemasangan grounding termasuk dengan pengukuran resistansi tanah (earth tester).

Total Estimasi Biaya

Untuk satu titik grounding rumah standar, total biaya biasanya berkisar: Rp2.000.000 – Rp4.000.000

Kapan Rumah Wajib Dipasang Grounding?

Pada dasarnya, setiap rumah sangat disarankan memiliki sistem grounding sebagai standar keamanan instalasi listrik dan terhindar dari risiko seperti kebakaran.

Kebutuhan ini menjadi semakin penting pada rumah dengan daya listrik di atas 1300 watt karena beban listrik yang lebih besar meningkatkan risiko lonjakan arus dan panas berlebih pada instalasi.

Rumah yang memiliki banyak perangkat elektronik seperti komputer, kulkas modern, hingga TV LED membutuhkan grounding untuk melindungi komponen internal dari kerusakan akibat fluktuasi tegangan.

Selain itu, rumah dua lantai atau lebih umumnya memiliki instalasi kabel yang lebih kompleks sehingga potensi beda potensial antar titik menjadi lebih tinggi.

Jika rumah berada di wilayah dengan intensitas petir tinggi atau area terbuka tanpa banyak bangunan penahan, sistem grounding menjadi perlindungan tambahan yang sangat krusial.

Pasang Grounding Harus oleh Profesional

Karena berhubungan langsung dengan arus listrik dan keselamatan keluarga, pemasangan grounding tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan dalam pemasangan dapat membuat sistem tidak efektif atau bahkan berbahaya.

Teknisi profesional akan memastikan:

  • Kedalaman batang elektroda sesuai standar

  • Nilai resistansi memenuhi batas aman

  • Jalur kabel terpasang dengan benar

  • Panel listrik terhubung optimal

Untuk pemasangan grounding listrik yang aman dan sesuai standar, kamu bisa menggunakan layanan tukang profesional Kanggo.

Dengan jangkauan area se Jabodetabek, Kanggo siap melayani kebutuhan instalasi listrik, hingga pemasangan grounding dan penangkal petir.

Download aplikasi Kanggo sekarang dan booking jadwal konsultasi dengan tim kami.

Ada yang ingin ditanyakan?
Konsultasi GRATIS dengan Kanggo Sekarang
Hubungi Kami
Bagikan
Bacaan Asyik Lainnya
Selengkapnya
Baca Berita
Selengkapnya
Butuh Bantuan?
Tanya Kanggo
Punya pertanyaan atau ingin
konsultasi, kami siap membantu
Hubungi Kami